Skip to main content

M.I



Saat melihat foto sensei tachi yang nempel di tembok kamar, aku kadang merasa sangat termotivasi bisa menjadi seperti mereka. Apalagi Diani sensei. Aku kadang tidak sadar mendoakan mereka dalam nurani semoga diberikan rizki, ilmu, umur, yang berkah.
Apakah doaku akan dikabulkan? Tentu saja. Karena Allah akan mengabulkan doa setiap hambaNya. Mungkin besok, nanti, atau pun diganti dengan yang lebih baik, yang jelas janji pengabulan itu sudah pasti akan Allah tepati. Hehe.
Lalu, aku juga selalu berdoa untuk kebaikan kedua orang tuaku dan saudara-saudaraku. Semoga mereka diberikan hidayah oleh Allah untuk mendekat kepadaNya sebelum ajal menjemput mereka. Merasakan bagaimana indahnya menangis karena Allah, menangisi dosa, berkhalwat denganNya, aaaah tidak ada yang lebih indah dari itu semua dibanding apapun di dunia ini. Doa itu selalu ku selipkan saat sujudku atau dalam bisikku.
Ada juga doa-doa tersembunyiku, yaitu semoga kelak aku bisa menjadi  seorang hafidzah. Mendidik anakku dengan al-qur’an. Dan bisa menghadiahkan jubah kebanggan dan mahkota di akherat kelak. Aku ingin memberikan itu kepada kedua orang tuaku, sebagai tanda terimakasihku kepada mereka. Karena sudah mengurusku dari kecil sampai  besar, mendidik aku, menyekolahkan aku, menjaga aku, membiayai aku, dan percaya kepadaku. Aku tidak bisa membalasnya dengan uang karena sekalipun uang itu ada, jumlahnya sebanyak apapun tidak akan mampu menandingi jasa mereka. Aku hanya meminta kepada Allah, izinkan aku menjadi seorang penghafal qur’an, kapan pun itu sebelum aku meninggal. Aku hanya ingin memberikan mereka kebahagiaan di dunia dan akherat untuk  mereka sebagai baktiku kepada mereka, ya Allah, Engkau Maha Tau.
Juga, aku ada niatan untuk memesantrenkan mereka di DT. Aku sangat ingin, tapi aku sampai detik ini belum bisa. Semoga nanti bisa dan ditakdirkan Allah berbakti kepada mereka dengan mengenalkan Allah kepada mereka dengan syariatnya masuk pesantren di dete.
Selain yang lain aku gak punya doa-doa yang tersembunyi. Aku cuman merindukan Allah, merindukan berdua dengannya, dan mencintainya seperti dulu. Tapi rasanya sekarang agak sulit sekali.  Aku benar-benar sangat ingin sekali kembali ke masa itu.

Comments

Popular posts from this blog

Housewife Vs Homemaker

Housewife vs Homemaker? Apa ini? Dalam Bahasa Inggris, profesi IRT alias Ibu Rumah Tangga biasa disebut housewife . Karena ilmu bahasa Inggris saya nihil, jadi saya gak tau kenapa orang Inggris menamakan IRT itu dengan sebutan housewife ? Sebuah kata yang terdiri dari dua suku kata, "rumah" dan "istri". Kalau dibolehin untuk ngasih opini dari kelas sudra saya, mungkin maksudnya adalah seorang istri yang jadi pengendali urusan rumah. Wah, keren. Lebih lengkapnya bisa mungkin cari di kamus EOD, Gais. Daripada penasaran, hehe. Gak salah memang kalau seorang IRT diartikan sebagai seorang istri yang jadi pengendali urusan rumah, sebab memang begitu lah kenyataan yang sering terjadi di masyarakat. Namun, karena bahasa punya sifat inovatif, di mana dia bisa berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dan dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, bisa jadi kosakata housewife  dapat digantikan perannya menjadi homemaker . Wah, apa itu? Istilah homemaker  tercetu

Belajar Bahasa Jepang Sehari-hari

Di Rumah Orang Jepang biasanya sesaat setelah mereka bangun pagi, akan langsung menyapa keluarganya. Dengan ucapan selamat pagi, "Ohayou" . Mereka akan saling mendahului untuk menyapa dengan ucapan ini. Mari kita mulai percakapannya! Sakura : "Ohayou" Okaasan : "Ohayou" Otousan : "Ohayou" Kenta (Imouto) : "Ohayou" Sakura : Hayaku okiru ne, Kenta ha." Okaasan : "Sou ne. Kyou otona ni nattakara ne." Kenta : "Nande sore. Kyou shiken ga attakara." Otousan : " Yoku ganbatte ne . Jaa, ikanakya. Ittekimasu . " Okaasan : "A, itterashai ." Kenta to Sakura : " Itterashai ." Terjemahan Sakura : "Pagi." Ibu : "Pagi." Ayah : "Pagi" Kenta (adik laki-laki) : "Pagi." Sakura : "Kenta bangunnya cepet ya." Ibu : "Iya ya. Karena sekarang ma udah gede." Kenta : "Apaan sih. Aku bangun cepet karena ada ujian hari in

Asmaul Husna*

Saat mendengarkan iklan di radio MQ FM, saya terkesan oleh salah satu lagu di dalamnya. Lagu itu menyanyikan 99 nama-nama Allah yang baik dan agung, yakni Asmaul Husna. Lalu sadar kalau laguitu sangat menyentuh hati saya, saya buru-buru merekamnya. Dan lalu saya menangis ketika mendengarkannya. Alhamdulilah. Sudah dua minggu semnejak saya mendapatkan lagu baik itu. Lalu saya ingin sekali mengikuti lagu tersebut. Namun saya terbatas karena belum hafal lirik lagunya. Dengan beberapa kali mendengarkan lagu itu, saya pun menulis liriknya yang semoga sesuai dengan lagu tersebut. Saya masih belum tahu siapa gerangan sang biduannya. Mungkinkah Sami Yusuf? Hemm. Siapapun dia, semoga Allah menjaganya dengan sebaik-baik perlindungan ^^ Bdw, ini lanngsung saja saya lampirkan liriknya. Siapa tahu kalian sudah  punya lagunya tapi belum tahu liriknya. Hehe. Mari kita sharing . Yang bisa nyanyiin lagunya, ayo nyanyikan! Ya Allah...4x Ya Allah...4x Allahu antal malikul quddus... Wal jabbarul